Kepada Idealitas
Tulisan jelek rayarana:) Aku ingin tertawa, tapi terlalu banyak rapat. Di sebuah organisasi yang katanya punya tujuan mulia, aku melihat satu penyakit lama yang masih diwariskan: kecurigaan dari atas ke bawah. Mereka yang duduk di puncak struktur merasa paling ideologis, paling steril, paling suci dari segala kepentingan. Sementara kami yang di bawah—yang mengerjakan logistik, menyusun diskusi, mengajak orang berdialog—dituding bermain politik. Seolah setiap kerja nyata harus diperiksa motifnya. “Kenapa mereka bikin acara tanpa izin kita?” kata salah satu dari mereka, yang tak pernah hadir di acara manapun. “Kenapa bahas itu? Itu sensitif,” kata lainnya, sambil menyusun dokumen strategi yang tak pernah dijalankan. Di atas sana, idealisme dikurung dalam format-format prosedural, steril dari kehidupan nyata. Kebalikannya, buku-buku mereka berdebu sebab memang jarang dibuka. Kami dicurigai karena terlalu dekat dengan orang-orang yang mereka anggap lawan. Kami dituding puny...